TERIMA KASIH
Terima kasih Tuhan Engkau telah mempertemukan aku dan dia. aku sangat berbahagia. pertama kali aku melihatnya, aku langsung suka dan sayang padanya hingga hatiku berkata "bisakah aku mengenalnya dan dekat dengannya?"
selang beberapa waktu lamanya dan sering berjumpa, meskipun tidak bebicara melainkan hanya berjabat tangan, itu cukup membuat kau bahagia. suatu waktu aku berjabat tangan dan sedikit membranikan diri untuk mencium tangannya. saat aku mencium tangannya untuk pertama kalinya seakan aku terbang dan melayang ke angkasa. aku tidak pernah merasakan kebahagian yang sedahsyat ini, kecuali saat aku mencium tangannya. Dia hanya tersenyum sambil memandangiku. itulah awal dari kedekatanku yang lebih dengannya.
senyumnya, tubuhnya, dan kata-katanya membuat aku hanyut dan lebih mencintainya, hingga tak sehari pun kulalui tanpa membayngkan wajahnya dan senyum manisnya.
aku betul-betul khawatir dan tersiksa jika dalam sehari saya tidak melihatnya. aku berdoa kepada Tuhan "Ya Tuhan di manakah dia aku berharap semoga dia baik-baik saja, sembuhkanlah sekiranya ia sakit sehingga aku dapat berjumpa dan melihat senyum manisnya lagi". aku sangat bahagia dengan dia
setiap hari aku dan dirinya selalu betemu bahkan jalan bersama saat itu hatiku berkata "hidup untukmu dan pun mati untukmu"
satu minggu saya tidak melihatmu lagi. "engkau dimana? apakah engkau baik-baik saja? namun jawapan yang terbesik di hatiku bahwa engkau sakit. karena tidak seperti biasanya engkau tidak hadir selama satu minggu di tempat ibadah. saya tidak mempunyai keberanian diri untuk menjenguk ke rumahmu dan memastikan apakah dugaanku benar bahwa engkau sakit.
setiap selesai salat saya berdoa kepada Tuhan dengan ayat-ayat syifa dan surah Al-muawwizatain dan berdoa kepada Tuhan
ya Tuhan hanya engkaulah satu-satunya penolongku dan pemberi petunjuk padaku! dimanakah dia? bagaimanakah kabarnya? aku harap dia baik-baik saja? sembuhkanlah dia sekiranya ia sakit karena engkaulah penyembuh tanpa meninggalakan rasa sakit.
inilah doa yang selalu saya baca setia selesai salat lima waktu dan setelah salat sunat. dengan harapan kalau dia sakit akan segera sembuh berkat ayat-ayat syifa dan doa.
dua minggu kemudian, akhirnya aku dan dirinya bisa berjumpa lagi di tempat ibadah
aku sangat sangat berbahagia akhirnya orang orang yang selama ini aku rindukan, penenang hatiku, mutiara hidupku bisa melihatnya lagi.
telah menjadi kebiasaan waktu masih sakit dan tidak kuat untuk berjalan sendiri, saya selalu ada disisinya dan membantunya untuk berdiri dan berjalan. dia sangat rajin melaksanakan salat 5 waktu di masjid walau dia harus menggunakan tongkat untuk ke Masjid dan salat berjamaah dengan posisi duduk karena kakinya yang sakit dan tidak mampu untuk berdiri. setiap selesai salat berjamaah saya dan dirinya masih tinggal di dalam masjid semetara jamaah lainnya telah pulang. ia banyak berbicara tentang apa yang telah dialami selama beberapa minggu lalu.
"saya sakit akhir-akhir ini dan saya kira hidupku sudah berakhir, kondisi tubuhku sangat melemah aku hanya bisa berbaring di kasur tanpa bisa berbuat apa-apa, saya pun telah memfonis diriku bahwa saya akan mati beberapa saat lagi. semua keluarga sudah ditelpon untuk kembali dari Jakarta ke Makassar sehingga saya bisa bersamanya di saat hari terahirku. semua keluargku pun telah pasarah untuk melepas kepergianku, karena segala usaha dan upaya telah dilakukan untukku namun tidak membuahkan hasil sama sekali.
beberapa saat kemudian tiba-tiba pandanganku biru dan aku merasakan keindahan yang sangat luar biasa, saya seakan tidak di dunia ini lagi, tapi anehnya beberapa saat setelah keadaan tersebut tubuhku lambat laun tubuhku dapat kugerakan juga saya bisa duduk dan berbincang-bincang dengan keluargaku".
mugkin ayat-ayat sifa dan doa yang kubaca setiap selesai salat 5 waktu Tuhan memberkati. tanyaku di dalam hatiku. tapi yang pasti Tuhan terima kasih atas kesembuhan yang yang Engkau anugrahan kepadanya.
saya dan dirinya selalu melaksanakan salat berjamaah bersamanya di Masjid meskipun kakinya sakit akibat luka tetapi dia tetap ke Masjid dan setiap salat dia selalu menungguku hingga aku selesai salat karena tidak dapat berdiri tanpa bantuan. akupun memegang tangan dan badannya utnuk membantunya berdiri. saya membantunya berjalan dari Masjid hingga sampai di depan Rumahnya. itulah terus menerus yang saya lakukan selama dia sakit.
selama kurang lebih 3 tahun saya dan dirinya bersama dan rumah aku dan dirinya lumayan dekat. hingga aku putuskan untuk pindah ke tempat lain dan jauh dengannya.
saat ini aku tidak tahu bagaimana kabarnya sekarang. nomornya pun tidak ada, namun saya selalu berharap dirinya baik-baik saja yang jauh di sana. aku disini akan selalu sayang padamu dulu, sekarang dan selamanya.
Terima kasih engkau telah mengukir sejarah terindah di dalam hidupku
Terima kasih atas semua pengertian yang telah engkau berikan
Terima kasih atas semua cinta yang telah engkau berikan
Terima kasih atas semua perhatian yang telah engkau berikan
Terima kasih3x
I LOVE YOU
(CINTA BUKANLAH SEBUAH KATA-KATA INDAH TAPI CINTA ADALAH SUATU PERASAAN SALING MENGERTI YANG TAK TERUNGKAPKAN, MEMAHAMI YANG TAK TERJELASKAN)
Sincerely
Sirr Fii Sirr
Nice
BalasHapus